logo

ALL ABOUT BALI

  • FOLLOW

Pasca Penembakan Brutal di New Zealand, Polda Bali Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 31 Juli 2019 97 Views

Admin


DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
BeritaBali.TV, New Zealand

Jajaran Polda Bali meningkatkan kewaspadaanya menyusul aksi brutal penembakan yang dilakukan seorang pria ke dalam dua masjid di New Zealand, Kamis (14/3) dini hari lalu. Polda Bali mengerahkan personel untuk mengamankan sejumlah tempat ibadah dan pintu masuk ke Bali. Diharapkan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari gesekan-gesekan yang bernuansa SARA. 

  • Produksi Sampian Penjor Menjelang Hari Raya Galungan & Kuningan
  • Melihat Proses Pembuatan Batu Bata
  • Pengrajin Klangsah Di Desa Abiansemal
  • Industri kerajinan Makmur Jaya Rotan
  • Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja, Minggu (17/3). Kombes Hengky mengatakan, setelah kasus penembakan yang berlangsung di New Zealand, jajaran Polda Bali bergegas meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar personel di lapangan.  

    Peningkatan kewaspadaan ini ditujukan di tempat tempat keramaian umum yakni di pintu pintu keluar masuk ke Bali, seperti Pelabuhan Gilimanuk, Padangbay dan sebagainya. Selain itu, pengamanan khusus juga dilakukan jajaran Polda Bali ditempat tempat ibadah dan konsulat konsulat yang ada di Bali. 

    Ditegaskannya, personel yang dikerahkan ke lapangan semuanya sudah tergelar dengan tujuan peningkatan intensitas operasional ke sasaran yang menjadi atensi dan peningkatan kewaspadaan serta meningkatkan komunikasi dengan Satuan Samping. “Dengan adanya peningkatan kewaspadaan ini kami berharap masyarakat menjadi tenang. Semoga Bali tetap aman dan kondusif,” terangnya. 

    Kombes Hengky menegaskan, sesuai dengan perintah Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose terkait kasus penembakan di New Zealand, masyarakat di Bali diminta untuk tetap tenang namun waspada, serta menghindari gesekan-gesekan yang bernuansa SARA. “Kami harapkan masyarakat Bali tetap tenang dan menghindari gesekan SARA,” tegasnya. 

    Seperti diketahui, aksi brutal yang dilakukan seorang pria asal Australia, Brenton Tarrant, sempat menghebohkan dunia, Kamis (14/3) dini hari lalu. Pelaku yang sudah ditangkap polisi itu masuk ke dalam dua masjid di Christchurch New Zealand dan menembaki orang-orang yang sedang bersembahyang disana. Ironinya, dalam aksi penembakan itu pelaku merekam perbuatanya secara online ke media sosial. Aksi teror itu mengakibatkan 40 orang meninggal dan lainnya luka-luka.

    TAGS: Beritabalitv Berita Bali New Zealand Aksi Brutal Penembakan Masjid





    Video Terkait

    4 bulan lalu 187

    Video Lainnya

    News

    News

    Beritabali.com Gelar Seminar Dan Workshop Humas 4.0

    3 bulan lalu 137

    News

    Tim Gabungan Tangkap Warga Rusia Perampok ATM di Lombok

    4 bulan lalu 36

    News

    Perlombaan Gebug Bantal BR. Pandean 17 Agustus - HUT 74

    3 bulan lalu 183

    News

    Supir Taksi Gelap Curi Laptop Penumpang yang Diketahui..

    4 bulan lalu 24

    Video Lainnya

    Travel

    Travel

    Wisata Mewah Ke Nusa Penida Pakai Kapal Pesiar

    4 bulan lalu 110

    Travel

    Wisata Liburan Ke Pantai Sanur

    4 bulan lalu 129

    Travel

    Fasilitas Taman Bermain di Puspem Badung

    4 bulan lalu 315

    Travel

    Terbang di Langit Bali dengan Paragliding

    4 bulan lalu 105

    Video Lainnya

    Kuliner

    Kuliner

    Nasi Kuning Murah Dan Enak Padang Luwih

    4 bulan lalu 346

    Kuliner

    Gerai Es Cincau Cendol Biji Selasih

    4 bulan lalu 265

    Kuliner

    Toko Kue Kekinian Abianbase

    3 bulan lalu 247

    Kuliner

    Warung Nasi Be Genyol Buk Agus

    4 bulan lalu 222

    Video Lainnya

    Bisnis

    Bisnis

    Produksi Sampian Penjor Menjelang Hari Raya Galungan &..

    4 bulan lalu 360

    Bisnis

    Melihat Proses Pembuatan Batu Bata

    4 bulan lalu 299

    Bisnis

    Pengrajin Klangsah Di Desa Abiansemal

    4 bulan lalu 479

    Bisnis

    Industri kerajinan Makmur Jaya Rotan

    4 bulan lalu 318

    Video Lainnya

    07:03

    WITA