logo

Berita Video Dari Bali

Pasca Penembakan Brutal di New Zealand, Polda Bali Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 31 Juli 2019 58 Views

Admin


DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
BeritaBali.TV, New Zealand

Jajaran Polda Bali meningkatkan kewaspadaanya menyusul aksi brutal penembakan yang dilakukan seorang pria ke dalam dua masjid di New Zealand, Kamis (14/3) dini hari lalu. Polda Bali mengerahkan personel untuk mengamankan sejumlah tempat ibadah dan pintu masuk ke Bali. Diharapkan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari gesekan-gesekan yang bernuansa SARA. 

  • Hari Kartini DPRD Tabanan
  • Petani Garam Tradisional Di Daerah Kusamba
  • Potensi Panen 1.500 Ha, Pemkab Jembrana Motivasi Petani Tanam Jagung
  • Penjual Bendera Dalam Rangka Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia
  • Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja, Minggu (17/3). Kombes Hengky mengatakan, setelah kasus penembakan yang berlangsung di New Zealand, jajaran Polda Bali bergegas meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar personel di lapangan.  

    Peningkatan kewaspadaan ini ditujukan di tempat tempat keramaian umum yakni di pintu pintu keluar masuk ke Bali, seperti Pelabuhan Gilimanuk, Padangbay dan sebagainya. Selain itu, pengamanan khusus juga dilakukan jajaran Polda Bali ditempat tempat ibadah dan konsulat konsulat yang ada di Bali. 

    Ditegaskannya, personel yang dikerahkan ke lapangan semuanya sudah tergelar dengan tujuan peningkatan intensitas operasional ke sasaran yang menjadi atensi dan peningkatan kewaspadaan serta meningkatkan komunikasi dengan Satuan Samping. “Dengan adanya peningkatan kewaspadaan ini kami berharap masyarakat menjadi tenang. Semoga Bali tetap aman dan kondusif,” terangnya. 

    Kombes Hengky menegaskan, sesuai dengan perintah Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose terkait kasus penembakan di New Zealand, masyarakat di Bali diminta untuk tetap tenang namun waspada, serta menghindari gesekan-gesekan yang bernuansa SARA. “Kami harapkan masyarakat Bali tetap tenang dan menghindari gesekan SARA,” tegasnya. 

    Seperti diketahui, aksi brutal yang dilakukan seorang pria asal Australia, Brenton Tarrant, sempat menghebohkan dunia, Kamis (14/3) dini hari lalu. Pelaku yang sudah ditangkap polisi itu masuk ke dalam dua masjid di Christchurch New Zealand dan menembaki orang-orang yang sedang bersembahyang disana. Ironinya, dalam aksi penembakan itu pelaku merekam perbuatanya secara online ke media sosial. Aksi teror itu mengakibatkan 40 orang meninggal dan lainnya luka-luka.

    TAGS: Beritabalitv Berita Bali New Zealand Aksi Brutal Penembakan Waspada


    TERKINI




    Video Terkait

    Video Lainnya

    News

    News

    Munarman FPI Dilaporkan Ke Polda Bali

    11 bulan lalu 88

    News

    Tidak Kuat Imbangi Istri Berhubungan, Pertanda Turunnya..

    11 bulan lalu 44

    News

    Serapan Panen Sayur Hijau Desa Sading

    11 bulan lalu 67

    News

    Terseret Ombak, Turis Rusia dan Rekannya Sudah Pulang dari..

    11 bulan lalu 39

    Video Lainnya

    Kuliner

    Kuliner

    Warung Nasi Be Genyol Buk Agus

    11 bulan lalu 159

    Kuliner

    Nasi Kuning Mas Udin

    11 bulan lalu 329

    Kuliner

    Tempat Makan Yang Asik Dan Murah

    11 bulan lalu 168

    Kuliner

    Kuliner Khas Bali PKB XLI 2019

    11 bulan lalu 266

    Video Lainnya

    Semeton

    Semeton

    Serunya Perayaan Ulang Tahun Berita Bali Yang Ke-14

    11 bulan lalu 41

    Semeton

    Kolaborasi Antara Musik Tradisioanal Jepang Dengan Musik..

    11 bulan lalu 67

    Semeton

    Petani Bawang Merah Desa Mengwi

    11 bulan lalu 76

    Semeton

    Pemeriksaan Senpi Puluhan Anggota Propam Polda Bali, Tidak..

    11 bulan lalu 58

    Video Lainnya

    Bisnis

    Bisnis

    Hari Kartini DPRD Tabanan

    11 bulan lalu 273

    Bisnis

    Petani Garam Tradisional Di Daerah Kusamba

    11 bulan lalu 262

    Bisnis

    Potensi Panen 1.500 Ha, Pemkab Jembrana Motivasi Petani..

    11 bulan lalu 328

    Bisnis

    Penjual Bendera Dalam Rangka Menyambut Hari Kemerdekaan..

    11 bulan lalu 288

    Video Lainnya

    19:42

    WITA