logo

ALL ABOUT BALI

  • FOLLOW

Pasca Penembakan Brutal di New Zealand, Polda Bali Tingkatkan Kewaspadaan

Rabu, 31 Juli 2019 151 Views

Admin


DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   
BeritaBali.TV, New Zealand

Jajaran Polda Bali meningkatkan kewaspadaanya menyusul aksi brutal penembakan yang dilakukan seorang pria ke dalam dua masjid di New Zealand, Kamis (14/3) dini hari lalu. Polda Bali mengerahkan personel untuk mengamankan sejumlah tempat ibadah dan pintu masuk ke Bali. Diharapkan kepada masyarakat untuk tetap tenang dan menghindari gesekan-gesekan yang bernuansa SARA. 

  • Layang - layang Tradisional Bali
  • Bejo Vermak Jeans Dan Reparasi
  • Melihat Proses Pembuatan Garam Murni Yang Berkualitas Di Pantai Kusamba Bali
  • Produksi Sampian Penjor Menjelang Hari Raya Galungan & Kuningan
  • Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja, Minggu (17/3). Kombes Hengky mengatakan, setelah kasus penembakan yang berlangsung di New Zealand, jajaran Polda Bali bergegas meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar personel di lapangan.  

    Peningkatan kewaspadaan ini ditujukan di tempat tempat keramaian umum yakni di pintu pintu keluar masuk ke Bali, seperti Pelabuhan Gilimanuk, Padangbay dan sebagainya. Selain itu, pengamanan khusus juga dilakukan jajaran Polda Bali ditempat tempat ibadah dan konsulat konsulat yang ada di Bali. 

    Ditegaskannya, personel yang dikerahkan ke lapangan semuanya sudah tergelar dengan tujuan peningkatan intensitas operasional ke sasaran yang menjadi atensi dan peningkatan kewaspadaan serta meningkatkan komunikasi dengan Satuan Samping. “Dengan adanya peningkatan kewaspadaan ini kami berharap masyarakat menjadi tenang. Semoga Bali tetap aman dan kondusif,” terangnya. 

    Kombes Hengky menegaskan, sesuai dengan perintah Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose terkait kasus penembakan di New Zealand, masyarakat di Bali diminta untuk tetap tenang namun waspada, serta menghindari gesekan-gesekan yang bernuansa SARA. “Kami harapkan masyarakat Bali tetap tenang dan menghindari gesekan SARA,” tegasnya. 

    Seperti diketahui, aksi brutal yang dilakukan seorang pria asal Australia, Brenton Tarrant, sempat menghebohkan dunia, Kamis (14/3) dini hari lalu. Pelaku yang sudah ditangkap polisi itu masuk ke dalam dua masjid di Christchurch New Zealand dan menembaki orang-orang yang sedang bersembahyang disana. Ironinya, dalam aksi penembakan itu pelaku merekam perbuatanya secara online ke media sosial. Aksi teror itu mengakibatkan 40 orang meninggal dan lainnya luka-luka.

    TAGS: Beritabalitv Berita Bali New Zealand Aksi Brutal Penembakan Masjid





    Video Terkait

    6 bulan lalu 300

    Video Lainnya

    News

    News

    Arti Endongan Yang Digunakan Pada Saat Hari Raya Kuningan

    6 bulan lalu 326

    News

    Pelaksanaan Nyepi di Bali Berpeluang Jadi Paket Wisata

    6 bulan lalu 53

    News

    Kegiatan Focus Group Discussion Provinsi Bali

    5 bulan lalu 138

    News

    Tim Inafis Olah TKP Kebakaran Supermarket Bintang,..

    28 hari lalu 161

    Video Lainnya

    Travel

    Travel

    Asal Usul Dinamai Pura Rambut Siwi

    6 bulan lalu 154

    Travel

    Sejarah Pura Kereban Langit Desa Sading

    6 bulan lalu 220

    Travel

    Air Terjun Kuning

    1 bulan lalu 118

    Travel

    Berbagai Fasilitas Yang Disediakan Di Perpustakaan Badung

    6 bulan lalu 224

    Video Lainnya

    Kuliner

    Kuliner

    Kuliner Khas Bali PKB XLI 2019

    6 bulan lalu 347

    Kuliner

    Gerai Es Cincau Cendol Biji Selasih

    6 bulan lalu 364

    Kuliner

    Warung Special Masakan Jawa Timur

    6 bulan lalu 556

    Kuliner

    Berjualan Bakso Bakar Di PKB Mendapatkan Keuntungan Jutaan..

    6 bulan lalu 537

    Video Lainnya

    Bisnis

    Bisnis

    Layang - layang Tradisional Bali

    6 bulan lalu 567

    Bisnis

    Bejo Vermak Jeans Dan Reparasi

    6 bulan lalu 579

    Bisnis

    Melihat Proses Pembuatan Garam Murni Yang Berkualitas Di..

    6 bulan lalu 545

    Bisnis

    Produksi Sampian Penjor Menjelang Hari Raya Galungan &..

    6 bulan lalu 479

    Video Lainnya

    02:23

    WITA